Hot!

Other News

More news for your entertainment
Tampilkan postingan dengan label Aktor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aktor. Tampilkan semua postingan

Nama Saya Al Ghazali, Tidak Mungkin Pilih Ahok

Al Ghazali tidak pilih ahok
Al Ghazali
Putra pertama artis musik Ahmad Dhani, Ahmad Al Ghazali (18), membantah bahwa dirinya akan memilih Gubernur petahana DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama pada Pilkada 2017 mendatang.

Dalam jumpa pers di kediaman Dhani, di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin (14/3/2016) malam, Al sengaja berpose sambil memegang secarik kertas bertuliskan, "Nama saya... Al Ghazali TIDAK Mungkin PILIH AHOK!".

Al sengaja berfoto demikian untuk mengklarifikasi foto rekayasa yang beredar pada Sabtu (12/3/2016) di media sosial yang bertuliskan, "Saya anak Ahmad Dhani, saya pilih Ahok."

Ternyata foto itu merupakan hasil rekayasa. Fotografer Rushel Ambarita dari Kapanlagi.com memastikan bahwa foto itu tidak asli

Leonardo DiCaprio dengan Tips Jalan Menuju Sukses

Leonardo DiCaprio

Leonardo DiCaprio

Leonardo DiCaprio, Penonton TV tahun 1990-an tentu masih ingat dengan sosok Luke dalam film seri TV Growing Pains. Pada film seri komedi ini, Leonardo DiCaprio ( Luke ) diceritakan sebagai anak gelandangan dari keluarga tidak harmonis, kemudian diangkat anak oleh keluarga Jason Seaver.

Luke digambarkan sebagai sosok remaja nakal karena latar belakang keluarganya, tetapi cerdas. Sosok ini sangat pantas diperankan DiCaprio. Sosok Luke yang masuk belakangan di seri ini segera merebut posisi sentral.

Pada masa remajanya, DiCaprio banyak memerankan tokoh di film layar lebar, seperti dalam Romeo & Juliet, Basketball Diaries, dan The Quick and The Dead. Lalu, ia menjadi lebih tenar melalui film Titanic yang disutradarai oleh James Cameron.

Film Titanic meraih 14 nominasi Oscar, termasuk yang terbanyak dalam sejarah perfilman, dan memenangi 11 di antaranya. Tragisnya, DiCaprio yang menjadi pemeran utama pria sama sekali tidak masuk nominasi.
Sejak itu, DiCaprio tampil di banyak film, hampir semuanya bagus. Ia memerankan begitu banyak tokoh, dengan karakter yang sangat kuat. Setiap tahun, sepertinya ia menunggu penuh harap untuk meraih Oscar. Ada 5 kali ia dinominasikan, tetapi baru tahun 2016 ini ia meraihnya.
Perjalanan meraih Oscar bagi DiCaprio adalah perjalanan amat panjang. Bila dihitung dari peran pertamanya dalam film bagus, yaitu Titanic, ia menunggu selama 19 tahun.

Dari sisi umur, ia meraihnya pada usia 42 tahun, cukup tua, mengingat bahwa ia telah berkarier sejak belia. Bandingkan dengan Tom Hanks yang meraihnya pada usia 35 tahun. Namun, ia tidak menyerah, dan akhirnya sukses mendapatkan Oscar.

Sukses adalah sebuah perjalanan untuk menuju atau meraih sesuatu. Sukses adalah cerita sejarah hidup seseorang. Sukses itu unik, ia punya pola yang khas, yang tidak sama bagi setiap orang.
Kita sering merasa tertekan ketika melihat orang lain sukses. Kawan-kawan kita sudah jadi ini itu, kita masih begini saja. Si A sudah meraih anu pada usia sekian, saya sudah umur segini belum apa-apa.

Kita merasa hidup kita adalah persaingan kita dengan orang lain, dan kita adalah pecundang dalam persaingan itu.
Cerita sukses DiCaprio mengajarkan pada kita bahwa seseorang dengan modal hebat pun perlu merangkak sangat lama untuk meraih sukses. Tidak cuma itu. Ia mengajarkan bahwa sukses itu adalah perjalanan yang bisa dinikmati pada setiap titiknya.

Namun, usaha untuk meraih impian tidak boleh redup oleh kenikmatan ataupun kesusahan sepanjang perjalanan.

DiCaprio sudah melalui banyak anak tangga sukses sebelum ia meraih Oscar pertamanya. Selain 5 nominasi Oscar, ia memenangi begitu banyak penghargaan lain.

Tentu saja tak boleh kita lupakan bahwa ia mendapat sangat banyak uang dari setiap perannya dalam film. Boleh dikata, setiap langkahnya adalah langkah sukses. Sepertinya, ia pun tak akan berhenti dengan satu Oscar saja.

Sukses adalah perjalanan laksana mendaki gunung. Perjalanan itu menanjak, tidak mudah. Jangan menyerah karena setiap langkah kita adalah satu langkah mendekat ke tujuan. Nikmati saja apa yang bisa dinikmati dalam setiap langkah kita.

Lalu yang terpenting, kita tidak berpuas diri ketika tujuan sudah tercapai. There is always one mountain left to climb.

Mengidap HIV Charlie Sheen Tak Sanggup Nafkahi Anak Rp 729,4 Juta Per Bulan

Charlie Sheen Aktor
Charlie Sheen

Sejak mengaku mengidap HIV, Charlie Sheen mulai mengalami penurunan dalam hal finansial. Hal itu membuatnya tak sanggup menunaikan kewajibannya menafkahi anak-anak dari para mantan istri yang sudah diceraikannya. (16/3/2016)

Charlie mengajukan dokumen ke pengadilan untuk meminta pengurangan pemberian kewajiban nafkah anak kepada Denise Richards yang pada awalnya harus dibayarkan sebesar US $55 ribu (Rp 729,4 Juta).

Alasannya, sang aktor mengaku mengalami penurunan drastis dalam penghasilannya setiap bulan. Dokumen yang sama juga diajukan oleh Charlie awal bulan Maret 2016 ini kepada mantan istri ketiganya, Brooke Mueller. Dalam dokumen tersebut, bintang 'Two and a Half Men' itu saat ini 'hanya' mendapatkan penghasilan sebesar US $87,3 ribu per bulan setelah sebelumnya menghasilan US $613 ribu. Tak hanya itu, dalam wawancara dengan Matt Lauer beberapa waktu lalu,
 Namun hingga kabar ini diturunkan, masih belum ada respons, baik dari Denise maupun Brooke.

Charlie Sheen hingga kini sudah tiga kali menikah, dengan Donna Peele (1995-1996), Denise Richards (2002-2006) dan Brooke Mueller (2008-2011). Dari pernikahan tersebut, ia dikaruniai empat orang anak, Bob, Max, Lola Rose dan Sam

Charlie juga mengaku menghabiskan setidaknya US $25 ribu per bulan untuk biaya medis pengobatan HIV-nya yang tak bisa dibiayai oleh asuransi.