Selasa, 20 Maret 2012

Menjadi Ibu yang Cerdas Merencanakan Keuangan
Berikut tips keuangan yang bisa diadopsi oleh para orang tua tunggal, agar Anda lebih percaya diri menghadapi keuangan Anda di masa depan

1. Buatlah Anggaran

Setiap orang, baik dia single ataupun menikah, perlu merencanakan anggaran untuk manajemen keuangan yang lebih baik. Namun bagaimanapun, jika Anda seorang ibu tunggal, maka perlu untuk merencanakan keuangan lebih besar karena pendapatan Anda harus didistribusikan untuk berbagai pengeluaran.

Jadi yang lebih penting penting bagi Anda adalah lebih berhati-hati dalam membelanjakan pendapatan. Seorang ibu tunggal perlu memiliki rencana anggaran rumah tangga dan disiplin yang sesuai dengan anggaran-anggaran ini.

2. Menciptakan dan Memulai Rencana Investasi

Ketika membuat anggaran rumah tangga, jangan lupa mengalokasikan setiap dananya untuk tabungan setiap bulan. Cara ini dikenal sebagai "bayarlah untuk dirimu terlebih dulu", yang masuk dalam dana-dana untuk diri Anda sendiri dalam daftar pengeluaran bulanan.

Tabungan-tabungan ini harus dimasukkan dalam investasi yang kurang berisiko karena sebagai ibu tunggal, Anda tidak dapat mengambil risiko terlalu banyak karena Anda adalah sumber keuangan dari keluarga.

3. Lebih Melek Finansial

Kesalahan terbesar yang mungkin dibuat oleh perempuan adalah kurangnya pengetahuan tentang hal-hal yang berhubungan dengan perencanaan keuangan. Didik diri Anda sendiri dengan menghadiri seminar, workshop, termasuk diskusi-diskusi tentang berinvestasi pintar dan merencanakan keuangan. Ini penting untuk menjamin Anda berada di jalur yang benar ketika membuat keputusan finansial berdasarkan informasi dan pengetahuan yang telah mereka pelajari.

4. Persiapkan Dana Darurat

Sebagai ibu tunggal, hal yang lebih penting sekarang adalah Anda memiliki cadangan dana darurat yang cukup aman untuk biaya hidup beberapa bulan. Beberapa ahli keuangan menyarankan ini, sebagai tambahan tabungan yang ada, juga menyediakan tabungan untuk biaya hidup paling tidak 3 bulan untuk cadangan seandainya terjadi sesuatu, misalnya Anda kehilangan pekerjaan.

Investasikan dana-dana ini pada investasi yang kurang berisiko sehingga suatu saat Anda dengan mudah mencairkannya ketika sesuatu yang tidak diharapkan terjadi.

Persiapan darurat lain yang juga penting adalah asuransi terutama kesehatan dan asuransi cacat. Jika Anda merupakan sumber utama untuk mendukung pendidikan anak-anak, maka Anda perlu menjamin asuransi yang cukup untuk mendanai pendidikan anak-anak Anda.

5. Mulai Rencana Pensiun

Waktu pensiun suatu saat akan datang. Seingga penting bagi Anda untuk mulai merencanakan pensiun, tanpa menghiraukan berapa usia Anda sekarang. Seorang wanita harus memperhitungkan harapan hidupnya ketika merencanakan pensiun karena ada statistik yang mengatakan perempuan memiliki harapan hidup yang lebih lama ketimbang pria. Hal terbaik untuk dilakukan adalah mulai menabung dan menginvestasikan uang dengan sungguh-sungguh mulai sekarang.

6. Anak dan Uang

Ajari anak Anda tentang uang, dan begitulah uang dapat mendorong semangat seorang pria, bagaimana uang yang kita butuhkan untuk membuat pilihan dan bagaimana uang dapat dapat membawa kita ke jalur yan salah jika kita tidak berhati-hati menanganinya.

Anak-anak Anda pasti akan selalu takut untuk memikirkan apa yang akan terjadi jika Anda sebagai seorang ibu meninggal. Jelaskan kepada anak-anak tentang rencana finansial Anda, unit-unit investasi, asuransi ataupun warisan. Semua informasi ini dapat memberikan kepercayaan pada anak-anak Anda tentang pentingnya perencanaan keuangan di masa depan.

Kesimpulan: sebagai ibu tunggal, Anda harus memiliki rencana keuangan untuk Anda dan anak-anak bisa memiliki masa depan yang lebih baik. Jika Anda tidak memiliki rencana finansial, saat ini adalah yang terbaik untuk mulai membuat rencana. Mulailah sekarang! Jangan buang waktu Anda lagi demi kepentingan anak-anak yang Anda cintai.


EmoticonEmoticon